Rabu, 26 Juli 2017

Jodoh Khayalan




 Celoteh mereka berdua tak kuhiraukan. Banyak sekali urusan yang nempel, makin rungsek saja otakku kalau menganggap tiap kata-kata mereka suatu hal yang serius.
“ Nduk, kamu sudah lewat 30 tahun lho”, kata emak. “ Kalau nanti-nanti, malah pada mundur, takutnya kamu jadi...”
“ Perawan tua mak???....Santai aja kali mak, nooh liat, presiden perancis saja nikahnya sama gurunya yang selisihnya banyak banget.”
“ Kamu kan Cuma jualan lemper.”
Ngok, aku ngeloyor sambil tetap kekeuh dalam hati. Suzana juga jauh lebih tua, apalagi berita terakhir, pemuda yang menikah dengan nenek-nenek. Apa jangan-jangan lelakiku belum terlahir? Duhh...tapi jangan sampai aku peyot juga Gusti....



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ideas to Vary Writing Assessment for Students

  Based on the research from PISA, Indonesian students have low level of reading achievement. They are on level 72 from  76 country (2018). ...